logo
Yixing Hengyuan Ceramic Technology Co., Ltd.
15061722620@163.com 86-150-617-22620
Produk
Berita
Rumah > Berita >
Berita Perusahaan Tentang Korundum Vs Corundum Mullite Bricks Performance di Atas Suhu Tinggi Dibandingkan
Acara
Kontak
Kontak: Mr. WU
Faks: 86-510-8748-9929
Hubungi Sekarang
Kirimkan surat.

Korundum Vs Corundum Mullite Bricks Performance di Atas Suhu Tinggi Dibandingkan

2025-12-06
Latest company news about Korundum Vs Corundum Mullite Bricks Performance di Atas Suhu Tinggi Dibandingkan
Corundum Brick vs. Corundum-Mullite Brick: Analisis Komparatif untuk Aplikasi Industri

Dalam lingkungan industri suhu tinggi, pemilihan bahan tahan api sangat penting. batu bata korundum dan batu bata mullit korundum menonjol sebagai dua bahan tahan api premium,disukai karena kekuatan kompresi yang luar biasa dan ketahanan haus pada suhu tinggiNamun, bahan-bahan ini menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam komposisi, sifat fisik, dan skenario aplikasi.Analisis ini memberikan insinyur dan spesialis bahan dengan wawasan yang komprehensif untuk memfasilitasi pengambilan keputusan yang tepat.

I. Perbedaan Komposisi: Karakteristik Dasar
1. Batu bata korundum: Struktur Kristalin Alumina Berkualitas Tinggi

Batu bata korundum terutama terdiri dari aluminium oksida kemurnian tinggi (Al2O3), dengan korundum berfungsi sebagai fase kristal utamanya.Produsen ketat mengontrol kemurnian bahan baku untuk meminimalkan kotoran seperti silikat bebasStruktur kristal material yang padat, terbentuk selama sintering, memberikan kekuatan mekanik yang luar biasa dan daya tahan di bawah tekanan termal dan mekanik yang ekstrim.

2Batu bata korundum-mullit: Keuntungan dari bahan komposit

Bahan komposit ini menggabungkan korundum, mullit (3Al2O3 · 2SiO2), dan komponen alumina kecil.Proses manufaktur membutuhkan kontrol yang tepat dari rasio bahan dan parameter sintering untuk mencapai distribusi struktur mikro yang optimal, yang menghasilkan karakteristik kinerja yang unggul.

II. Sifat Fisik: Perbandingan Kinerja
1. Karakteristik kepadatan

Batu bata korundum menunjukkan kepadatan yang lebih tinggi (3,1-3,8 g/cm3) dibandingkan dengan batu bata mullit korundum (2,9-3,2 g/cm3), mencerminkan kompakitas material yang lebih besar dan porositas yang berkurang.Perbedaan kepadatan ini secara langsung mempengaruhi kekuatan mekanik dan ketahanan erosi.

2Kekuatan kompresi

Pada 1600 °C, batu bata korundum mempertahankan kekuatan kompresi yang melebihi 120 MPa, mengungguli batu bata korundum-mullit (80-90 MPa).Keuntungan ini berasal dari batu bata korundum kandungan fase kristal yang lebih tinggi dan struktur mikro yang lebih padat.

3. Pakai Resistensi

Ketahanan haus batu bata korundum yang luar biasa, yang berasal dari kandungan korundum yang tinggi (kedua hanya untuk berlian dalam kekerasan), membuatnya ideal untuk lingkungan yang kasar.Sedangkan batu bata corundum-mullite menawarkan ketahanan haus yang baik, kinerjanya sedikit lebih rendah karena kekerasan mullite yang lebih rendah.

4. Kinerja Refractory

Kedua bahan menunjukkan stabilitas termal yang sangat baik, mempertahankan integritas struktural di rentang operasi 1400 ° C-1800 ° C tanpa deformasi atau degradasi.

5. Ekspansi Termal

Batu bata korundum menunjukkan ekspansi termal yang sedikit lebih rendah (6,0 × 10−6 °C pada 900 °C) daripada batu bata korundum-mullit (7,0 × 10−6 °C),membuatnya lebih disukai untuk aplikasi yang membutuhkan perubahan dimensi minimal selama siklus termal.

III. Skenario Aplikasi: Implementasi Spesifik Bahan
1. Aplikasi batu bata korundum
  • Laminasi tungku suhu tinggi dalam proses metalurgi
  • Laminasi tahan api untuk tungku putar dan tungku vertikal
  • Cetakan pengecoran presisi untuk akurasi dimensi
  • Aluminium lapisan sel elektrolisis
2. Aplikasi batu bata corundum-mullite
  • Lingkungan asam dalam pembuatan baja
  • Peralatan elektrolisis suhu tinggi
  • Perabot ceramik untuk tungku dan komponen isolasi panas
IV. Kriteria Seleksi: Parameter Optimasi

Pemilihan bahan harus mempertimbangkan:

  • Persyaratan suhu operasi maksimum
  • Paparan media korosif (asam, alkali, slag cair)
  • Kondisi tegangan mekanik (pengepakan statis/terjangkit, tegangan termal)
  • Analisis biaya siklus hidup (biaya awal vs kebutuhan pemeliharaan)

Batu bata korundum umumnya lebih disukai untuk suhu ekstrim dan kondisi tegangan mekanik tanpa korosi yang signifikan,sedangkan batu bata corundum-mullite unggul dalam lingkungan asam atau situasi yang membutuhkan ketahanan kelelahan termal yang ditingkatkan.

V. Kesimpulan

Kedua bahan tahan api menawarkan keuntungan yang berbeda yang disesuaikan dengan tuntutan operasional tertentu.sedangkan batu bata corundum-mullite memberikan ketahanan korosi yang lebih baik dan toleransi kejut termalPenelitian di masa depan harus berfokus pada optimasi mikrostruktur dan metode produksi yang hemat biaya untuk memenuhi kebutuhan industri yang berkembang.